Nilai Tunai Asuransi Jiwa

Apakah nilai tunai sebaiknya lebih baik diambil? Buat jajan?
BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Fungsi asuransi jiwa sebagai proteksi keuangan keluarga (photo-ac.com)

Produk keuangan terbaik yang pernah diciptakan, asuransi jiwa, berfungsi sebagai proteksi keuangan untuk setiap orang. Dengan membayar premi tiap bulan atau tahunan, menjaga polis kita tetap aktif.

Pada dasarnya, manfaat asuransi jiwa akan dibayarkan kepada ahli waris, jika pemegang polis telah meninggal dunia.

Nilai tunai atau cash value merupakan fitur yang banyak ditemukan di berbagai produk asuransi jiwa. Biasanya orang-orang awam yang baru mengenal asuransi melihat ini sebagai investasi atau untuk tabungan.

Namun, sebenarnya ada peran penting yang sebaiknya kita minimal harus tahu, walaupun sebenarnya dalam beberapa kasus tertentu memang nilai tunai memiliki fungsi demikian.

DEFINISI NILAI TUNAI ASURANSI JIWA

Nilai tunai adalah sejumlah nilai yang besarnya tercantum di perjanjian berupa polis, yang akan dibayarkan dari kumpulan cadangan dana yang telah terbentuk.

Mungkin istilah ini bisa bikin pusing, tapi singkatnya ini adalah cadangan dana yang terakumulasi.

Tergantung ketentuan polisnya, khusus untuk unit link, biasanya nilai tunai diinvestasikan ke beberapa instrumen keuangan. Contohnya seperti saham, obligasi, pasar uang atau deposito.

Dana ini akan bertumbuh seiring waktu kita membayar premi dan kalau kita memperoleh bunga. Bagi yang sudah paham reksa dana, unit link sejatinya adalah asuransi yang isinya manfaat proteksi ditambah reksa dana sebagai instrumen cadangan dananya.

CARA KERJAnya di asuransi jiwa

Secara praktis di lapangan, ini akan sangat berguna jika kita punya unit link dengan manfaat kesehatan. Gampangnya, asuransi kesehatan unit link.

Kenapa bisa dikatakan sangat berguna? Karena dipakai untuk mengkompensasi kenaikan usia yang menyebabkan biaya asuransi kesehatan menjadi semakin mahal seiring berjalannya waktu.

Dengan adanya nilai tunai, yang diinvestasikan untuk melawan inflasi, memungkinkan kita punya asuransi kesehatan yang preminya flat, selama periode tertentu.

Tapi, kasusnya berbeda lagi dengan asuransi jiwa traditional dan unit link. Walaupun hanya berisi manfaat uang pertanggungan yang akan cair ketika peserta meninggal dunia, ada karakteristik tersendiri untuk asuransi jiwa.

Biasanya di asuransi jiwa traditional, nilai tunainya berkembang dan nilainya dijamin. Sedangkan di unit link karena diinvestasikan, makanya nilainya tidak dijamin.

APA SEBAIKNYA DIAMBIL SAJA?

Jika nilai tunai diinvestasikan, seperti di unit link, maka nilai tunai bisa diambil. Tapi, sebelum melakukan penarikan, harus tahu penggunaannya untuk apa.

Misalnya untuk tujuan dana pendidikan yang jumlahnya akan ditarik pada batas usia tertentu, sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Perlu diingat juga bahwa cash value akan bisa ditarik jika sudah melewati beberapa tahun di awal periode tertentu (tergantung kebijakan polis) dan tentu saja, jika cadangan dananya sudah terbentuk sehingga cukup untuk ditarik.

Kalau tidak dalam keadaan terdesak, sebaiknya jangan diambil karena dapat mengubah fungsi asuransi yang pada awalnya telah disepakati.

Selain itu, cadangan dana ini akan otomatis cair jika kita telah memutuskan untuk berhenti menjadi peserta asuransi jiwa. Nilai tunai akan dibayarkan berdasarkan nilai terakhir yang terakumulasi.

BINGUNG SOAL ASURANSI?
SILAKAN HUBUNGI KAMI KAPAN SAJA.

APAKAH ASURANSI JIWA DENGAN NILAI TUNAI PAS BUAT KITA?

Nilai tunai kegunaannya bergantung pada keputusan perencanaan keuangan, situasi dan tujuan yang ingin dicapai. Sehingga hanya akan berguna pada kasus tertentu, bukan untuk semua orang.

Hal ini biasanya telah disepakati dari hasil diskusi dengan perencana keuangan atau agen asuransi, ketika sebelum menyetujui kontrak polis yang dibuat.

Saat ini telah tersedia fitur policy loan atau pinjaman di asuransi jiwa, yang secara spesifik akan menggunakan nilai tunai tadi untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Tentu saja tetap dikenakan bunga, namun nasabah menjadi lebih leluasa dalam mengantisipasi kesulitan keuangan jika terjadi. Artinya, nasabah tidak perlu harus sampai menutup atau mengakhiri polis, sehingga proteksi keuangannya tetap berjalan sebagaimana mestinya.

BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Default image
Firman

Perencana keuangan dependen. Saya juga aktif menulis artikel di TweetByFirman.my.id. Punya hobi makan sushi dan sashimi, nonton anime dan pecinta negara Jepang.

Leave a Reply