Kapan Sebaiknya Ambil Asuransi Jiwa?

Pertimbangan untuk membeli asuransi jiwa sangat beragam. Setidaknya pastikan salah satunya ada di panduan ini.
BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Rumah sebagai aset, bisa diduplikasi dengan asuransi jiwa (photo-ac.com)

Ketika membeli polis asuransi jiwa, kita memang perlu mempertimbangkan beberapa hal untuk mengetahui yang mana yang terbaik untuk kita saat ini.

Ketika kita sungguh berpikir tentang bagaimana usia dan tanggungan kita, ikut mempengaruhi asuransi seperti apa yang dibutuhkan, kita bakal sadar bahwa tidak ada yang pas untuk semuanya.

Untungnya, saat ini ada beberapa cara yang bisa kita pakai untuk membantu menemukan yang tepat. Seperti berdasarkan jenjang kehidupan.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai perbandingan berdasarkan usia, jumlah tanggungan, gaya hidup atau dalam jangka panjang seiring bertambahnya usia.

Pilihan yang ditentukan pasti akan mempengaruhi perencanaan keuangan tertentu yang akan dicapai.

PERBANDINGAN BERDASARKAN USIA KITA

Mungkin banyak yang mempunyai pemikiran, bahwa orang yang tergolong dewasa muda tidak membutuhkan banyak asuransi jiwa. Sebaliknya, justru mereka membutuhkan asuransi jiwa yang lebih memadai.

Karena rata-rata orang, yang usianya dibawah 40 tahun, masih punya kehidupan yang berkelanjutan, sehingga mereka banyak yang sadar untuk mempertimbangkan menambah asuransi jiwa.

Ketika membandingkan polis asuransi jiwa, akan lebih penting untuk memikirkan bagaimana tanggungan kita atau ahli waris akan mendapatkan manfaat yang mereka perlukan, ketimbang bagaimana kita akan pakai manfaatnya.

Bayangkan saja, kebanyakan dewasa muda punya anak yang masih kecil, cicilan rumah, cicilan mobil, utang kartu kredit, serta kewajiban finansial lainnya.

Pada waktu yang bersamaan, pasangannya belum tentu bisa memenuhi semua kewajiban finansial itu tanpa adanya bantuan.

Makanya asuransi untuk orang dewasa yang masih berusia muda, sebaiknya harus menanggung pengeluaran tadi, sampai suatu ketika tidak mampu berkontribusi terhadap keuangan keluarga lagi.

PERBANDINGAN BERDASARKAN TANGGUNGAN YANG DIMILIKI

Kebutuhan asuransi jiwa akan berubah seiring dengan adanya perubahan rencana kehidupan jangka panjang, seperti memiliki anak. Mendadak akan menjadi banyak yang harus dipikirkan.

Sebelum punya anak, biasanya para pasangan hanya memikirkan untuk persoalan tagihan bulanan dan mungkin tabungan untuk pensiun.

Ketika anak lahir, mereka mulai memikirkan soal pengeluaran jangka pendek seperti pakaian, perlengkapan sekolah, furnitur dan jasa pengasuh anak. Belum lagi pengeluaran jangka panjang.

Dalam hal ini, pilih asuransi jiwa yang bisa dipakai untuk proteksi dana pendidikan anak. Pilih jangka panjang yang tidak perlu terlalu lama, maksimal 20-25 tahun saja.

Punya tanggungan seperti anak yang masih kecil? Sebaiknya jangan lupakan untuk punya life insurance (frestocks.com)

BERDASARKAN SEIRING BERTAMBAHNYA USIA

Faktanya di lapangan, asuransi jiwa untuk orang yang mulai menginjak usia 45 ke atas akan sangat mahal. Dan belum tentu tepat guna.

Orang dewasa yang lebih tua biasanya sudah memiliki rumah, terutama bagi yang mencicil sudah selesai jatuh tempo.

Secara tanggungan, juga sudah cukup berkurang karena anak telah tumbuh dan sudah memulai karirnya sendiri.

Sebagai kompensasi atas mahalnya premi asuransi yang diambil saat usia yang sangat lanjut, sebaiknya mulai memiliki asuransi jiwa saat berusia di bawah 40 tahun, terutama bagi yang sudah berkeluarga.

JIKA DILIHAT DARI GAYA HIDUP ATAU LIFESTYLE

Ini balik lagi tergantung keadaan, semua saran yang diberikan saat ini berdasarkan rata-rata. Pilih yang paling suitable buat kita.  Misalnya, mungkin orang dewasa kaum millennial saat sudah punya rumah sendiri.

Yang lainnya sudah menabung cukup banyak uang untuk dana pensiun. Jadi kelihatannya memang asuransi jiwa tidak cukup menarik.

Fungsi asuransi jiwa lebih ditekankan untuk menggantikan nilai ekonomis seseorang. Bisa dikatakan, sebagai cermin aset atau shadow copy kekayaan kita.

Beberapa senior, di satu sisi, punya anak kecil atau memutuskan untuk membeli property baru. Hal ini dikhawatirkan akan memberikan beban finansial terhadap keluarga, tanpa adanya asuransi jiwa.

BINGUNG SOAL ASURANSI?
SILAKAN HUBUNGI KAMI KAPAN SAJA.

BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Default image
Firman

Perencana keuangan dependen. Saya juga aktif menulis artikel di TweetByFirman.my.id. Punya hobi makan sushi dan sashimi, nonton anime dan pecinta negara Jepang.

Leave a Reply