5 Cara untuk Menabung di 2021

Tips ini dipakai untuk menabung aset produktif.
BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Menabung dalam bentuk fisik masih dimungkinkan, setidaknya untuk saat ini (photock.org)

Kalau mau menabung buat beli sesuatu, contoh smartphone baru, cicilan rumah, atau hanya sekadar untuk persiapan pensiun, harus punya plan-nya.

Karena kalau tidak punya rencana yang jelas, akibatnya jadi gak fokus.

Dengan mempunyai rencana yang jelas, artinya kita punya komitmen terhadap sesuatu yang ingin kita capai.

Sebagai catatan, sebaiknya buat kategori tersendiri terhadap impian yang ingin kita capai. Paling enak kalau kita punya tabungan yang bisa multi akun (bisa dikasih label), jadi bisa dipakai untuk tujuan yang berbeda.

Kurang lebih sih gak jauh berbeda sama tahun-tahun sebelumnya, dan ini caranya.

PERIKSA PENGELUARAN BULANAN VS PENDAPATAN

Jangan pernah mengira atau membuat asumsi sendiri. Contohnya bisa pakai aplikasi spending tracker yang berkeliaran bebas di app store.

Atau kalau mau pakai yang manual biar bisa latihan dulu bisa pakai cara Kakeibo.

Dari pengeluaran rata-rata, usahakan agar bisa bertahan hidup di bawah rata-rata tadi, untuk periode selanjutnya. Jangan lupakan untuk menyiapkan dana darurat dan asuransi, untuk kejadian tak terduga.

Lalu buat semacam bukti perjanjian gitu, tulis angkanya yang jelas targetnya mau tabung berapa.

Kita juga akan terbantu jika kita punya rencana pengeluaran dan tabungannya. Agak mirip dengan sistem budgeting, di mana kita harus tentukan alokasi tiap pos pengeluarannya.

RENCANAKAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM TRANSAKSI JUMLAH BESAR

Hindari pembelian impulsif. Kalau kita punya budget pengeluaran dalam jumlah besar, seperti liburan ke Jepang atau renovasi rumah.

Kuncinya hanya satu, fokus menabung dan lihat kalau pas lagi ada diskon.

Selalu terapkan untuk bertindak “pikir-pikir dulu”.

Evaluasi apakah ini merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan, dipakai terus-menerus dalam jangka panjang, atau hanya sekedar keinginan saja.

Dengan begitu kita terhindar dari pembelian atau transaksi yang sifatnya impulsif. Mengurangi minat belanja berlebihan.

Membuat budget untuk perjalanan musim dingin di Jepang (girlydrop.com)

JIKA ADA TAGIHAN KARTU KREDIT, SEGERA BAYAR

Kita paham kalau memang kartu kredit ini, didesain sebagai alat pembayaran yang memudahkan kita. Dengan membayar tagihan tiap bulan secara rutin, tentu ini akan menjadi habit yang baik.

Perlu diingat bahwa bunga pada tagihan kartu kredit ini cukup tinggi, jadi sebaiknya bayar semua tagihan tepat waktu.

Jangan pernah melakukan transaksi kalau kita tidak sanggup bayar pada kemudian hari.

Kartu kredit ini adalah pilihan yang opsional dan sifatnya hanya untuk menambah likuiditas. Jika secara keseluruhan keuangan kita cukup likuid, berarti tidak ada alasan untuk menggunakan kartu kredit.

MENGURANGI BIAYA BERLANGGANAN

Periksa lagi kita berlangganan ke layanan apa aja. Orang Indonesia mengenal istilah “bocor-bocor halus” 😅

Kalau layanan tersebut, bukan merupakan layanan yang sangat penting, yang bisa mengganggu sumber pendapatan atau pekerjaan jika tidak berlangganan, sebaiknya di-cut saja. Jika masih ragu, cari alternatif lainnya yang lebih murah.

Biaya-biaya kecil ini jika terakumulasi akan menjadi berbahaya jika kita ada planning untuk menabung. Ketika dipangkas, ini akan sangat menolong kita.

CEK DISKON ATAU PROMO

Saat ingin membeli barang atau layanan tertentu, cari promo atau diskon yang biasanya tertera di apps atau di flyer yang mereka sediakan.

Tapi bukan berarti, dengan membeli yang murah menjadi solusi terbaik. Lihatlah secara keseluruhan.

Jangan sampai kita membeli barang murahan, yang pada akhirnya kita bakal terpaksa mengeluarkan budget tambahan. Demi menggantikan barang murahan tadi yang sudah rusak.

Mulai mengubah cara pandang dan berpikir kita untuk melihat dari sisi durabilitasnya.

Makanya, cari yang benar-benar berkualitas dan harganya masuk akal.

Cek juga tips mengenai keuangan individu yang wajib perlu diketahui:

BAGIKAN ARTIKEL INI | TWEETBYFIRMAN.MY.ID
Default image
Firman

Perencana keuangan dependen. Saya juga aktif menulis artikel di TweetByFirman.my.id. Punya hobi makan sushi dan sashimi, nonton anime dan pecinta negara Jepang.

Leave a Reply